BeritaDaerah

Bupati Sula Dengan Sesukanya Gonta Ganti Pejabat Birokrasi

URUSDO.COM, SULA – Pergantian dan pengangkatan pejabat bikin birokrasi gaduh. Pemerintah Kabupaten Kepsul dan Majelis Permusyarakatan Rakyat Sula (MPRS) dibawah kepemimpinan Fifian Adeningsi Mus sekiranya enam bulan lebih masih berpolemik seputar angkat dan berhentikan pejabat dibandingkan dengan pelaksanaan program.

Kata Najamudin selaku sekertaris Agitasi dan Propaganda “ Langkah Bupati Fifian Adeningsi Mus itu membuat Program kebijakan Presiden buruk dalam Pemerintah, serta mengganggu progrevitas pembangunan di sula. “ kita belum lihat apa yang dilakukan oleh Bupati Kepsul ini. pengembalian Pejabat yang di berhentikan dari Jabatan semula ini, disebabkan kecerobohan dan tidak tunduk pada aturan,” ujar Najamudin Umasangaji.

Diketahui, Bupati FAM usai di lantik Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) KH Abdul Gani Kasuba, pada jumat (4/6/2021) lalu, Bupati FAM melaksanakan tugas perdana sebagai Bupati di Kepsul pada senin (7/6/2021), Bupati FAM langsung melakukan pergantian dan pengangkatan 57 pejabat, termasuk Sekertaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) di malam hari setelah usai pelantikan jabatan pada jumat siang.

Baca juga Berita Maluku Hari Ini

Bahkan pengangkatan dan pergantian 57 pejabat sampai ke telinga Gubernur Malut dan  Kementrian Dalam Negri (Kemendagri). Lalu, Mendagri melayangkan surat perintah kepada Bupati FAM agar membatalkan keputusan pemberhentian 57 pejabat tersebut.

Disaat mendapat desakan yang berulang-ulang dari Dirjen Otda, Gubernur dan Mendagri, Bupati FAM mengembalikan Bambang Fataruba di tempat semula (Kadisdukcapil,red).

Yang membingungkan lagi, setelah menjalani masa kepemimpinanya kurang lebih enam bulan, Bupati FAM baru mulai mengembalikan pejabat lainnya sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan,pada senin (20/11/2021).

Bukan hanya sampai disitu, pada 30 November 2021 Bupati FAM menerbitkan puluhan SK baru untuk pejabat yang menduduki jabatan sebelumnya, yakni diantaranya: Kepala Dinas turun “kelas” sekeraris dan lainnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker