BeritaDaerah

Jaksa Kembali Periksa Mantan Sekertaris Kota Ambon

URUSDO.COM, MALUKU – Nama A.G Latuheru Selaku Mantan Sekertaris Daerah mausk dalam daftar Kejaksaan kota Negri Ambon telah dipanggil Tim penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan kasus yang melilit Anggota DPRD Kota Ambon senilai Rp.5.3 miliar dari hasil temuan BPK tahun 2020.

Latuheru hadir dikantor kejari, Senin (06/12). Selain Latuheru, Kepala Bappekot, Enrico Matitaputty juga hadir memenuhi panggilan Penyidik. Latuheru menjalini pemeriksaan yang dilakukan sejak pukul 10:00 hingga pukul 14:00 WIT.

“Keduanya diperiksa sebanyak 25 pertanyaan yang ditanyakan oleh tim penyidik “ kata Djino
Menurut Djino, Keduanya dimintsi keterangan dalam kapasitas sebagai saksi Tim Anggaran tahun 2020.
Diduga kasus penyelewengan keuangan Rp.5.3 miliar dilingkup DPRD Kota Ambon tersebut, dan lebih dari 40 saksi telah dimintai keterangan oleh Tim penyidik sejak 18 November lalu.

Penanganan dalam kasus dugaan korupsi ini diduga turut melibatkan pimpinan DPRD Kota Ambon Ely Toisuta (Ketua) dan Wakil yakni Rustam Latupono dan Gerlad Mailoa, yang terus dilakukan oleh Kejari Ambon.
Kejari Dian Fris Nalle, memastikan pemanggilan terhadap anggota maupun pimpinan DPRD Kota Ambon tetap dilakukan.

Untuk anggota dan pimpinan dewan akan diinformasikan kepada media” ujarnya singkat. Ketiga pimpinan parlemen ini bakal diperiksa karena diduga ikut mengetahui dan menikmati anggaran yang diselewengkan itu.

Dugaan tindak pidana korupsi anggaran di lingkup Sekretariat DPRD Kota Ambon terungkap, setelah BPK RI pada tahun 2020, melakukan audit dan menemukan penyimpangan uang senilai Rp.5.3 miliar. DMS Kejaksaan Negri Ambon terus mengencar melakukan penyelidikan. Pasalnya, setelah melakukan pemeriksaan terhadap mantan Sekot Ambon AG Latuheru dan Kepala Bapekot Enrico Matitapitty. Selain itu, Tim penyidik kejari kembali melakukan pemeriksaan terhadap 9 saksi.

Mereka yang dipanggil diperiksa yakni, delapan orang pejabat pembuat komitmen (PPK) serta satu staf keuangan di DPRD Kota Ambon. Kedelapan PPK yang diperiksa hari ini masing-masing berinisial LN, MP, EL, CP, HM, FT, FN dan JS. Sementara untuk satu orang dari staf keuangan berinisial HT,” ungkap kasi Intel Kejari Ambon, Jino Talakua saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker