BeritaNasional

Fakta Keterlibatan Oknum TNI dalam Kecelakaan dan Pembuangan Jasad

URUSDO.COM, JAKARTA – Setelah 2 pekan berlalu, pelaku tabrak lari di Jalan Raya Nagreg yang menewaskan sejoli bernama Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) akhirnya terungkap.

Pelakunya ternyata oknum anggota TNI, yakni Kolonel Infanteri P, Kopral Dua DA, dan Kopral Dua Ahmad.

Pihak Markas Besar TNI mengungkapkan dan membenarkan, tiga prajurit TNI Angkatan Darat diduga terlibat dalam kecelakaan di wilayah Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/12/2021).

Kini, ketiga oknum tersebut bersiap menghadapi hukuman berat. Selain hukuman pidana berupa penjara, sanksi terberat berupa pemecatan dari kesatuan yang selama ini mereka banggakan juga sudah di depan mata.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Prantara Santosa mengatakan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan jajarannya untuk memproses hukum ketiga prajurit tersebut.

“Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk lakukan proses hukum,” ujar Prantara, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Berikut ini perjalanan kasus tabrak lari yang melibatkan oknum anggota TNI tersebut :

Kronologi kejadian :

Handi dan Salsabila, kedua sejoli tersebut, mengalami kecelakaan lalu lintas di dekat SPBU Nagreg. Mobil yang menabrak keduanya berjenis Panther dengan plat B. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian melihat korban dibawa oleh pengemudi mobil tersebut.

Kedua orang tua korban lantas mencari Handi dan Salsabila di seluruh Puskesmas dan rumah sakit di sekitar tempat kejadian. Namun sayang, mereka tak mendapati kedua di manapun.

Pencarian kedua korban pun dilakukan dan baru menemui titik terang pada Sabtu (11/12).

Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu, Banyumas, Jawa Tengah. Sementara kekasihnya Salsabila ditemukan di aliran sungai yang sama, namun di Kabupaten Cilacap.

Polres Bandung melakukan pencarian terhadap pelaku dan berhasil mendapatkan 3 Anggota TNI AD. Kasus kemudian dilimpahkan ke Pomdam III Siliwangi, sebab ketiganya akan menjalani pengadilan militer.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker