Opini

Alasan Utama Mengapa Orang Indonesia Tidak Dapat Berkembang

URUSDO.COM – Apa yang menyebabkan orang Indonesia tidak bisa dapat berkembang? Dalam Sebuah konten YouTube (yang diproduksi dari hasil kerja sama) mengatakan bahwa kepercayaan masyarakat Indonesia akan “mitos” (untuk saat ini saya beri tanda kutip) sebagai “alasan tersembunyi” Rujukan dari konten ini merupakan Pernyataan dari seorang tokoh populer dalam sejarah Indonesia, Tan Malaka.

Tan Malaka, saya pikir, bukan tokoh pertama yang menyatakan hal ini secara langsung. Di beberapa daerah, para cendekiawan telah menyatakan hal tersebut melalui tulisan dan silang pendapat di terbitan berkala yang terbit pada masa pergerakan. Pada masa berikutnya, Mochtar Lubis juga mengatakan hal tersebut ketika menjabarkan “ciri-ciri manusia Indonesia” pada 1970-an.

Hal yang lebih penting untuk kita bicarakan saat ini adalah apakah benar kepercayaan akan “mitos” menjadi alasan mengapa orang Indonesia terbelakang?

Bagi saya, yang perlu saya tegaskan, mitos tidak bisa dihindari. Anda mungkin bisa saja tidak percaya dukun, jimat, ataupun hal-hal supranatural lainnya, tetapi Anda setidaknya percaya bahwa produk A memiliki kualitas yang lebih bagus dari produk B, pernah menjadi “korban iklan”, atau pernah melihat ada orang yang terjebak dalam slogan “ragumu rugimu” atau “go berkah, no riba”. Contoh-contoh ini juga merupakan mitos, yang secara tidak sadar kita konsumsi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Mitos tidak bisa kita hindari; manusia di dunia hidup dalam selubung mitos, selimut simbol-simbol yang dimitoskan ataupun dipercayai dengan mengandalkan belief (sistem kepercayaan) tertentu. Apa yang semula tidak bersifat “takhayul” akan berubah menjadi “takhayul” ketika ia sudah dikultuskan, diberikan kekuatan supranatural. Mitos “kecap A” atau “9 dari 10” diberikan “ajian” menjadi “takhayul”, dipercayai masyarakat di dunia, entah hidup di desa ataupun kota besar.

Jika kita tidak bisa berkelit dari mitos, apa yang bisa kita lakukan? Yang bisa kita lakukan adalah memaknai mitos tersebut, memberikan sebuah pendapat atas keberadaannya. Dari sini, kita belajar untuk melakukan identifikasi, yang dapat digunakan untuk mengulitinya sedikit demi sedikit.

Bagaimana cara untuk melakukan ini? Dengan belajar. Kita bisa melakukan identifikasi mitos dari melakukan pembacaan simbol, dari literatur, ataupun dari diskusi dan silang pendapat. Belajar mampu memperluas wawasan kita akan suatu hal, memberikan kita perspektif yang lebih luas untuk melakukan pengamatan.

Mitos yang berhasil dikuliti tidak akan hancur, memang. Mitos tersebut akan berubah menjadi sesuatu yang dapat kita pahami dan kita sadari keberadaannya.

Singkat kata, yang membuat orang Indonesia sulit berkembang (maju) bukan karena kepercayaan atas mitos, tetapi karena keengganan manusia Indonesia untuk belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan karena kita ada di grup sejarah, historis.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker