BeritaNasionalOpini

Kenapa TikTok dan Reels Sangat Digemari?

URUSDO.COM – Semakin meningkatnya kebutuhan internet sehingga pemerintah pun tidak tinggal diam dalam peningkatan koneksi internet di seluruh penjuru negara Indonesia.

Saat ini masyarakat indonesia sudah bisa menikmati berbagai macam konten digital yang tersebar di semua social media terkenal seperti facebook, twitter, youtube, instagram dan tiktok.

Semua kenikmatan itu bisa dirasakan berkat dukungan dari pemerintah dengan ada koneksi internet 4G yang di dukung oleh fiber optic ke berbagai pelosok negeri. Sehingga sekarang pengguna internet lebih nyaman menonton konten video atau video singkat seperti stories, tiktok bahkan reels. Tak heran apabila muncul banyak protes apabila koneksi internet lemot.

Social Media di Indonesia

Sedikit tarik mundur ke belakang, pertama kali facebook dan twitter mulai memasuki Indonesia dan begitu capetnya meningkat angka pengguna social media. Tetapi di kala itu, postingan yang sangat digemari berbentuk tulisan, makanya tidak mengherankan apabila twitter pada masa itu begitu terkenal.

Seiring berjalannya waktu, Instgram hadir dengan sebuah penyajian baru yaitu hanya berbentuk foto atau meme. Walaupun sebenarnya youtube sudah hadir dengan penyajian konten berbentuk video hanya saja jumlah pengguna masih kalah jauh dari Instagram.

Google pada masa itu sudah mampu melihat peluang dalam dunia sosial media, itulah sebabnya mereka membeli youtube dengan harapan bisa mengalahkan social media lain walaupun sebenarnya mereka sudah memiliki Google+ yang terlalu mirip dengan facebook ataupun twitter.

Konten Digital

Dalam dunia digital, social media dan konten adalah dua hal yang takkan terpisahkan. Kalau dilihat, facebook dan twitter terkenal dengan konten atau postingan dalam bentuk tulisan walaupun keduannya menggunakan strategi yang berbeda dalam pendekatannya ke pengguna.

Pada waktu itu, Instagram hadir dengan tampilan beda yaitu postingan atau konten yang dibagikan lebih difokuskan pada gambar sehingga kata-kata hanya akan memperkuat cerita dibalik gambar tersebut. Menariknya pun menambahkan fitur “stories” atau semacam video pendek dimana konten tersebut hanya berusia 24 jam setelah diposting. Tidak bisa dipungkiri bahwa fitur ini mirip dengan salah satu fitur terbaik dari SnapChat.

Sejalan dengan itu, Youtube semakin terkenal dengan penyajian konten dalam bentuk video entah itu short movie, stand up comedy, trailer film, video tutorial, podcast dan masih banyak lagi. Didukung dengan koneksi internat yang memadai, akses youtube yang begitu muda, dan penawaran Adsense yang begitu berlimpah sehingga tak heran apabila sekarang Youtube begitu terkenal.
Setelah beberapa tahun, akhirnya TikTok melesat dengan sebuah penyajian baru dimana pengguna bisa upload video dengan menggunakan potongan-potongan lagu modern tanpa terkena penyalagunaan hak cipta atau monetisasi. Berbeda dengan youtube, tiktok menyajikan video pendek dan khusus pengguna mobile sehingga pengguna merasa lebiha nyaman.

Instagram yang sudah dibeli oleh Facebook, memilih untuk membuat sebuah fitur serupa bernama “Reels” saat awal tahun 2021. Sampai saat ini penikmat reels bertambah dan persaingan antar kedua social media semakin kuat.

Menjelang akhir tahun 2021, Facebook merubah nama perusahaan menjadi Meta. Tujuannya Meta bisa menghadirkan dunia Metaverse sebagai sebuah dunia virtual untuk menghubung orang tanpa ada batas sama seperti di film Ready Player One. Seperti apakah bentuk dunia digital di masa depan ?

Baca juga Berita Blockchain di Indonesia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker