BeritaDaerah

Sekkot Tual, Telah Diperiksa Oleh Jaksa Penyelidik

URUSDO.COM, MALUKU – Ditanya nama atau inisial Sekkot Tual yang diperiksa penyelidik apakah mantan ataukah yang aktif saat ini, Rudi enggan menjawabnya. Sebab menurutnya, penanganan kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.

“Nanti saja, ini masih penyelidikan. Ikuti saja perkembangan kasusnya,” tutur Rudi.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, M. Rudi, mengaku bahwa semua pihak yang terlibat dalam pengadaan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tual tahun anggaran 2016 senilai Rp 4,8 miliar, termasuk Sekretaris Kota (Sekkot) Tual, telah diperiksa oleh Jaksa Penyelidik.

Baca juga Berita Maluku Hari Ini

“Soal Sekkot Tual diperiksa, sudah semua. Nanti jelasnya saya tanyakan ke Kasi Dik dulu,” katanya, saat dikonfirmasi koran ini via selulernya, Senin, 14 Februari 2022.

Dia menjelaskan, pemeriksaan terhadap Sekkot Tual tersebut lantaran yang bersangkutan masuk dalam Tim Panitia IX Pengadaan Lahan. Sehingga, Sekkot Tual dinilai mengetahui tentang proses jual beli lahan untuk pembangunan RSUD Tual.

“Selain Sekkot Tual, yang masuk dalam susunan Tim Panitia IX Pengadaan Lahan itu di antaranya Tata Pemerintah, Camat dan kepala desa. Semua sudah diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana,” jelas Rudi.

Ditanya soal adanya informasi bahwa kasus tersebut akan dihentikan proses penyelidikannya lantaran kerugian keuangan negaranya sangat kecil, Rudi membantahnya. Sebab menurutnya, nilai kerugian keuangan negaranya hingga saat ini belum diketahui.

“Soal nilai kerugian, belum tau, masih on progres. Kita juga masih berkoordinasi dengan ahli dari pihak Appraisal guna kepentingan penilaian harga tanah seluas tiga hektare yang dibeli Pemerintah Kota Tual melalui Tim Panitia IX sebesar Rp 4,8 miliar, yang dibayar bertahap sebanyak tiga kali,” pungkas Rudi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker