BeritaDaerah

Film Ambo Nai Sopir Andalan Untuk Masyarakat Bugis Makassar Yang Hidup Di Perantauan (Maluku)

URUSDO.COM, AMBON – Andi Burhamzah yang menjadi sutradara Film Ambo Nai Sopir Andalan yang juga menulis cerita tentang perjalanan seorang sopir antar daerah bernama Ambo Nai (diperankan oleh komedian dan youtuber ternama dari Bone, Sulsel). Ambo Nai memiliki sahabat sejati. Namanya Malla. Hidup di kampung pesisir dan bekerja serabutan untuk membantu keuangan keluarga.

Bagi masyarakat Bugis Makassar yang hidup di perantauan, film ini patut ditonton untuk mengobati kerinduan akan kampung halaman. “Kami memotret suasana kampung dan mengcapture kisah perjalanan dari Bone, Wajo, Maros sampai Makassar. Suasana alam, orang-orang di perjalanan dan kisah yang ada di dalamnya akan sangat dekat dengan keseharian kita,” ujar Andi Burhamzah, sang sutradara.

Baca Juga Berita Maluku Terkini

Film Ambo Nai Sopir Andalan juga akan menghibur karena dikemas dengan komedi yang apik. Akting pemeran utamanya, Ambo Nai sungguh natural. Ambo Nai bahkan sangat menjiwai peran sebagai sopir pengantar ikan yang memang dekat dengan kehidupannya sehari-hari.
Kemunculan film Ambo Nai sendiri mencuri perhatian sineas-sineas dari Pulau Jawa. Bayu Skak yang menyutradari Film Yo Wis Ben misalnya. Ia sangat antusias dan menunggu film ini tayang di bioskop. “Ini bukti bahwa film dengan Bahasa daerah itu bisa diterima secara nasional dan harus kita jaga kelestariannya. Saya tak sabar ingin nonton film ini,” kata Bayu.

Ambo Nai sendiri berharap film layar lebar pertamanya ini bisa diterima oleh fans setia Ambo Nai yang tersebar di berbagai kota. Seperti diketahui sebelum syuting untuk film layar lebar, Ambo Nai sudah lebih dulu eksis hadir di platform Youtube lewat film-film komedi yang diproduksi Timur Kota Official. Film-film mereka di youtube sudah masuk episode 40-an dan ditonton jutaan penggemarnya dari berbagai negara.

Film Ambo Nai Sopir Andalan akan tayang di bioskop mulai Kamis 24 Februari 2022. Film ini merupakan besutan sineas di Sulawesi Selatan yang berani hadir menggunakan Bahasa Bugis di layar lebar.

Nah, rugi bagi masyarakat Bugis di Maluku bila tak menonton film ini.

Catatan: Sunarti Sain

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker