BeritaDaerah

Warga Blokade Jalan Umum Terkait Perusakan Tanaman Dan Penyerobotan Lahan

URUSDO.COM, MALUKU – Setelah melakukan Laporan Polisi Ke Polres Maluku Tenggara terkait dengan pengrusakan tanaman dan penyorobotan lahan, kini warga dan Pemilik memblokade akses jalan karena kesal terhadap Pemerintah Daerah Maluku Tenggara yang tidak merespon dan mengabaikan hak-hak mereka.

Lokasi proyek di Ohoidertahun bawah Kec. Hoat Sorbay, Kab. Maluku Tenggara lahan itu digunakakan sebagai lahan Proyek Pembangunan jalan Ohoidertawun bawah dan Ngiar Warat Ohoi Lilir. Dengan menggunakan anggaran APBD sebesar 17, 2 Miliar

Kemudian Lewat Kuasa Hukum mereka Advokat J. Welerubun, SH kasus tersebut sudah dilaporkan secara resmih di Polres Maluku Tenggara

Baca juga Berita Maluku Hari Ini

Abdul Aziz dan Farid Azis serta beberapa warga pemilik lahan akhirnya memblokade jalan dan tempat kerja yang di lalui kendaraan proyek.

Mereka kesal dan kecewa terhadap pemerintah daerah karena lebih mementingkan kepentingan Pengusaha dan mengabaikan hak-hak warganya sendiri.

Padahal dalam setiap kesempatan Bupati selalu menyebut menjunjung tinggi hak-hak adat dan falsafah orang kei hira ini intub fu ini dan falsafah lainya tapi sayang secara praktek tidak terealisasi di lapangan dan kebijakan.

Kami harapkan Bupati selaku pimpinan kepala daerah harus berlaku adil dan menjunjung tinggi nilai dan adat istiadat di kei. Jangan karena proyek dan kepentingam usaha akhirnya mengabaikan hak-hak kami.

Selama tidak ada itikad baik dari pemda malra dan pihak kontraktor maka kami pastikan kami akan tetap memblokade akses jalan ini dan menghentikan paksa setiap proses pekerjaan yang dilakukan di atas tanah kami dan lewat kuasa hukum kami, kami sudah melaporkan pihak yang telah mencuri tanah dan merusak tanaman kami.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker