BeritaDaerah

Aksi Bullying di SMA Siwalima, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

URUSDO.COM, AMBON – Aksi bullying yang terjadi di SMA Siwalima saat ini telah memasuki tahap penyelidikan. Penyidik Subdit IV Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku saat ini telah melakukan pemeriksaan saksi.

“Sementara masih pemeriksaan saksi-saksi. Baru empat saksi termasuk pihak sekolah,” ungkap Dirreskrimum Kombes Pol Andri Iskandar saat dihubungi wartawan.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/09/kapolda-maluku-ajak-kpu-dan-bawaslu-sbt-bekerja-profesional/

Menurut Kombes Andri, belum adanya penetapan tersangka dalam kasus ini, karena masih dalam penyelidikan. Ketika masalah tersebut dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan, baru penetapan tersangka.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/09/barnabas-orno-tandatangani-nota-kesepakatan-bersama-dan-menyerahkan-ranperda-perubahan-apbd-ta-2023/

“Kan baru proses penyelidikan, nanti semua saksi kita periksa dulu baru naik penyidikan baru penetapan tersangka,” jelasnya.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/07/hutan-maluku-dan-papua-jadi-benteng-terakhir-indonesia/

Sebelumnya, orang tua korban, melaporkan kasus ini ke Polda Maluku pada tanggal 19 September 2023, lalu. Korban dianiaya hingga gendang telinga bagian kiri korban pecah

Peristiwa ini bermula pada, Kamis, 14 September 2023 malam, saat itu korban sementara beristirahat di kamarnya di Asrama B.

Kemudian tiga orang seniornya masing-masing berinisial M, F dan D, mendatangi korban dan langsung menampar muka korban, memukul perut korban dan menendang perut korban. Alasannya, korban tidak pergi makan malam.

Keesokan harinya, Jumat, 15 September 2023, sekitar pukul 14.30 WIT, korban mengaku kembali didatangi seniornya berinisial E dan korban disuruh ke Asrama C. Sesampainya di Asrama C, korban dimasukan ke dalam kamar sekat dan dipukul ramai-ramai oleh seniornya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker