BeritaDaerah

Majelis Latupati Ambon Deklarasi, Begini Isinya

URUSDO.COM, AMBON – Majelis Latupati Kota Ambon melalukan deklarasi bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di negeri adat dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella di Ambon, Sabtu (14/10/2023).

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/15/wisuda-mahad-aly-nurul-cholil-bangkalan-gus-men-berpesan-jaga-tradisi-kembangkan-teknologi/

“Kita telah melakukan koordinasi dan pelaksanaan deklarasi bersama para raja di negeri adat di kota Ambon,” ucap Reza

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/13/jelang-pemilu-2024-kapolres-sbb-pantau-simulasi-sispamkota/

Orang nomor satu di Negeri Rutong ini mengatakan, tiga poin yang disampaikan dalam deklarasi bersama yakni pertama siap mendukung dan membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pemilu 2004.

Kedua menyikapi setiap persoalan yang berpotensi terjadinya konflik di Kota Ambon khususnya di negeri adat.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/13/jaksatetapkan-tiga-tersangka-korupsi-di-politeknik-negeri-ambon/

Dan ketiga siap berperan dengan melibatkan generasi muda Jojaro dan Mungare atau pemuda dan pemudi Kota Ambon, sebagai pemersatu anak-anak adat dan penerus tongkat perjuangan untuk terus berkarya dengan semangat manggurebe maju membangun Kota Ambon yang lebih baik.

“Seluruh raja di Kota Ambon secara bersama menyampaikan deklarasi untuk mewujudkan pemilu yang aman dan adil, demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Ia menyatakan, berbicara tentang ketertiban dan keamanan tentunya ini merupakan tugas bersama, baik dari sisi pemerintahan, juga perangkat desa, negeri dan kelurahan.

Selain itu juga dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah kota khususnya Kesbangpol untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

“Kata kuncinya adalah bagaimana membangun kebersamaan dan membina masyarakat, yakni kita bisa memberi pemahaman bagi masyarakat di dalam pesta demokrasi,” katanya.

Ia mengakui, bukan hanya dalam rangka pesta demokrasi tapi juga bagaimana kehidupan bermasyarakat untuk senantiasa perlu menjaga ketertiban dan keamanan.

“Karena ketertiban dan keamanan adalah satu modal untuk sebuah pertumbuhan ekonomi, bukan saja digerakkan oleh dana desa dari kementerian atau alokasi dana desa yang bersumber APBD di kota kabupaten atau provinsi,” ujarnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker