BeritaDaerah

Cegah Berita Hoax, Tim Siber Polda Maluku Lakukan Patroli

URUSDO.COM, AMBON –   Pemilu 2024 menjadi moment yang paling krusial. Pembelahan antar kubu akan terlihat semakin jelas. Selain itu trend berita hoax dan ujaran kebencian pun akan semakin masif.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/11/01/polda-maluku-patroli-di-objek-vital-jelang-pemilu-2024/

Mengantisipasi hal tersebut, Polda Maluku melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) patroli siber melakukan antisipasi sejak dini. Personel Siber Ditreskrimsus ini tergabung dalam tim Subsatgas Gakkum Siber Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/31/hut-kota-masohi-ke-66-pemerintah-buat-pameran-umkm/

“Selama 14 hari tim siber sudah melakukan OMB di dunia maya atau pada sejumlah media sosial. Patroli siber dilakukan sejak tanggal 1 Oktober 2023,”kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat kepada wartawan, (Rabu,1/10/23).

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/31/pemkot-ambon-akan-merombag-birokrasi-tahap-ii/

Namun, untuk Maluku sampai hari ini belum ditemukan akun yang menyebar berita bohong maupun ujaran kebencian yang mengarah pada pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Semua media sosial dijelajahi, termasuk youtube dan Snack Video. Banyak ditemukan komunikasi yang bersifat pendapat maupun tanggapan atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 90 Tahun 2023 tentang batas umur minimal Presiden dan Wakil Presiden,” tandasnya.

Kombes Pol M Roem Ohoirat menambahkan, pendapat lain yang banyak ditemukan juga terkait adanya Sidang Mahkamah Kehormatan MK atas dugaan pelanggaran Kode Etik para Hakim MK mengenai putusan batas umur minimal Presiden dan Wakil Presiden tersebut.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/10/28/pelabuhan-ambon-akan-dibangun-fasilitas-standar-internasional/

“Adapun dalam pelaksanaan patroli medsos oleh Subsatgas siber sampai saat ini tidak ditemukan komunikasi yang bermuatan pidana, baik penghinaan, Sara, maupun ujaran kebencian dan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat,” lanjutnya.

Ohoirat mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam pengunaan medsos terutama komunikasi-komunikasi elektronik terkait dengan tahapan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Bijak dalam bermedsos penting untuk terus diperhatikan demi menciptakan situasi yang aman dan nyaman di Maluku,” tutupnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker