Uncategorized

PERSAUDARAAN 98 OPTIMIS GIBRAN EFFECT AKAN MEMBAWA PASANGAN PRABOWO-GIBRAN MENANG SATU PUTARAN


URUSDO.COM, Ambon –  Ketua Umum DPP Persaudaraan 98 Wahab Talaohu optimis pasangan Gibran effect akan membawa pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka akan meraih suara optimal dan dapat memenangkan pilpres 2024 dalam satu putaran.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/11/11/hapus-kemiskinan-ekstrem-di-kota-ambon-bodewin-terima-penghargaan-dari-wapres/
 
“Dari hasil kajian internal dan dikomparasikan dengan hasil survey terkini dari lembaga kredibel, maka kita sampai pada kesempulan bahwa pasangan Prabowo-Gibran akan menang satu putaran”, terang pentolan aktivis 98 tersebut, 11/11/23. 


Hasil survey Poltrackin Indonesia pada 28 oktober – 3 november 2023, menempatkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran dipuncak kalsemen dengan angka elektabilitas sebesar 40,2% sementara Ganjar-Mahfud ada diurutan dua dengan 30,1% dan Anies-Muhainin dengan 24,4%.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/11/08/eli-salomo-semua-pihak-harus-menerima-hasil-putusan-mkmk-jangan-ada-pemaksaan-kehendak/
 
“Setelah pendaftaran di KPU, suara Prabowo-Gibran melejit 9,5% dari sebelumnya 30,7% di bulan September menjadi 40,2% di bulan November awal. Artinya pasangan Prabowo-Gibran adalah pasangan idaman pemilih. Ada migrasi pemilih yang cukup masih terutama dari pemilih yang belum mementukan pilihan pada akhirnya memilih pasangan Prabowo-Gibran”. Lanjutnya.
 
Jateng Kandang Banteng Hanya Mitos
 
Wahab menambahkan kunci kemenangan Prabowo-Gibran ada di Jawa Tengah dan DIY. Sebab pasangan Prabowo-Gibran sudah menguasai Jawa Barat dan Jawa Timur.
 
“Jawa Tengah dan DIY akan menjadi kunci kemenangan Prabowo-Gibran satu putaran. Gibran effect di Jawa Tengah & DIY sangat terasa, dalam satu bulan saja mampu memompa elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran dari 15% menjadi 27,2% atau naik 12,2%. Angka ini semakin terus meningkat seiring kerja-kerja electoral yang semakin massif dilakukan”. Jelasnya.

Baca juga: https://urusdo.com/2023/11/11/dprd-soroti-kuota-pppk-di-maluku-hanya-606/
 
Wahab juga menampik asumsi yang mengatakan Jawa Tengah sebagai kendang banteng atau daerah lumbung suara PDI Perjuangan.
 
“Jateng kendang Banteng itu hanya mitos. Ibu Mega ketika maju Pilpres 2004 dan 2009 keduanya kalah di Jawa Tengah. PDI Perjuangan mampu menguasai Jawa Tengah setelah era presiden Jokowi. Sehingga Jokowi effect di Jateng dan DIY sangat kental”. Terang Wahab.

Wahab melihat derasnya dukungan dari generasi Z dan Millenial sangat dipengaruhi oleh Gibran Effect. Para pemilih pemula, milenial dan pemilih muda memilih Prabowo-Gibran karena melihat ada representasi kaum muda.

“Gen Z dan Millenial sangat nyaman dengan pasangan Prabowo-Gibran. Karena Prabowo tampil elegan sebagai pemimpian senior yang mengayomi dan Gibran membawa semangat keberlanjutan yang tidak dimiliki kandidat lain” tambahnya.

Wahab menyayangkan ada mentalitas anti anak muda yang sengaja dibangun oleh politisi-politisi tua, yang dengan gelap mata melakukan pembunuhan karakter pada Gibran.

“Gibran sengaja dijegal oleh para elit politisi tua dengan alasan yang tidak masuk akal. Narasi, hoax dan miss informasi sengaja diciptakan dan disebar secara masif untuk membunuh kesempatan anak muda menjadi pemimpin di negerinya sendiri. Ini suatu tindakan yang harus kita lawan karena menciderai demokrasi dan semangat reformasi 98”. Tutup Wahab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker